Friday, 27 July 2012

Tenth Day Of MOS

Hari ini merupakan hari terakhir dalam Masa Orientasi Siswa. Hari ini kami melakukan drill sebagai acara pembuka kami. Kemudian dilanjutkan dengan ibadah penutupan MOS. Kami mendengarkan kesaksian dari kakak kelas kami, kami diingatkan untuk tidak meremehkan pelajaran apapun, terutama gurunya. Kami juga diingatkan untuk tidak memprioritaskan pacar kita. Sungguh ini merupakan kesaksian yang member pelajaran yang cukup berharga bagi saya.
Setelah itu kami melanjutkan dengan persiapan performance kelas. Disaat teman-teman saya sedang sibuk dengan performance kelas saya, saya dan para anak Boys’ Brigade lainnya mempersiapakan untuk performance kami. Ini merupakan sebuah tantangan yang cukup besar bagi kami karena kami hanya menyiapkannya satu jam lebih dan kami baru saja memutuskannya hari ini. Walaupun kami tidak menjuarai performance kelas, tetapi kami sudah cukup bangga karena kami sudah menampilkan yang terbaik. Untuk performance BB kami sangat bangga karena dapat menampilkannya dengan cukup baik sehingga kami dapat menutup acara tersebut dengan tepuk tangan yang cukup meriah.
Setelah acara performance, kami menandatangani Pakta Integritas yang berisi tentang komitmen kami selama bersekolah di Candle Tree. Kemudian dilanjutkan dengan acara apresiasi. Kelas kami memang tidak mendapatkan apresiasi untuk kelas, tetapi kami cukup bangga karena anggota kelas kami mendapatkan dua buah apresiasi. Pertama, salah satu murid kelas X-A mendapatkan apresiasi untuk tas MOS terbaik, dan saya mendapatkan apresiasi sebagai peserta MOS terbaik.

Thursday, 26 July 2012

Ninth Day of MOS

Hari ini kami memulai hari dengan ibadah pagi dan kemudian kami diberi pengarahan tentang kedisiplinan karena banyak diantara anak-anak SMA Candle Tree yang masih terlambat. Kami dihimbau agar tidak melakukan kesalahan lagi agar tidak merugikan teman-teman yang lain. Setelah itu kami melanjutkan kegiatan kami seperti biasa, yaitu drill. Saya merasa barisan yang saya pimpin semakin mengalami peningkatan dan semakin baik sehingga mereka lebih menguasai pelajaran yang saya ajarkan beberapa hari ini.
Setelah itu acara kami lanjutkan dengan launching novel yang dibuat oleh kakak-kakak kelas dari kelas XII IPA. Saya pun memutuskan untuk membeli novel itu karena saya ingin mengetahui seberapa indah karya murid-murid di Candle Tree. Saya yakin buku tersebut tidak kalah bagusnya dengan buku buatan penulis terkenal.
Kemudian acara dilanjutkan dengan acara pemilihan ketua OSIS dan wakil ketua OSIS. Kami melakukan pemilihan untuk beberapa saat kemudian diputuskan bahwa saya dan partner saya yang menjadi ketua dan wakil OSIS tahun ini. Saya sangat berterima kasih karena telah dipercaya dan diberi kesempatan untuk membuktikan kemampuan saya dalam memimpin murid-murid SMA Candle Tree selama setahun. Setelah itu kami kami mengadakan sidang penetapan OSIS. Acara hari ini diakhiri dengan latihan performance. Kami memutuskan untuk melakukan drama musical. Kami sudah berlatih se-serius mungkin dan kami yakin kami bisa melakukan yang terbaik.

Wednesday, 25 July 2012

Eighth Day of MOS

Hari ini merupakan salah satu hari special bagi saya, karena pada pagi hari ini saya memulai segalanya dengan ibadah yang kemudian dilanjutkan dengan kampanye OSIS saya. Saya sagat senang karena kampanye yang saya lakukan dalam hitungan menit ini mendapat respon yang cukup baik dari teman-teman saya karena mereka ingin menjadi tim sukses saya dan bahkan banyak diantara mereka mencalonkan diri untuk menjadi anggota OSIS dibawah kepemimpinan saya dan partner saya nanti. Hal ini membuat saya semakin bersemangat.
Setelah itu kami melakukan kegiatan drill seperti biasa. Hari ini saya melihat peningkatan yang cukup baik dari kakak-kakak kelas XI IPS yang saya latih. Saya sangat berharap mereka akan meningkatkan kemampuan mereka dengan memperbanyak latihan.
Kemudian kami melanjutkan acara kami dengan debat OSIS. Awalnya saya cukup khawatir dengan topic perdebatan ini. Tetapi saya berusaha memikirkan hal-hal positive dan membuat sesi ini lebih enjoy. Tak disangka, respon teman-teman dan kakak kelas sangat bagus. Mereka mengajukan beberapa pertanyaan kepada saya dan partner saya. Dan bahkan tim sukses saya bertambah lagi dan semakin banyak yang ingin menjadi anggota OSIS.
Tidak hanya kegiatan di dalam sekolah, kami juga melakukan kegiatan-kegiatan di luar sekolah seperti kerja bakti. Kami memungut sampah-sampah yang ada di sekitar sekolah. Kami bahkan berjalan sampai ke perkampungannya. Hal yang sangat mengagetkan saya adalah sampah-sampah yang terlihat sedikit ternyata setelah dikumpulkan berjumlah sangat banyak, bahkan berkantung-kantung.
Setelah melakukan kerja bakti, kami pun melakukan latihan untu performance kelas kami. Kami memutuskan untuk membuat drama musical dan kami sudah berlatih sepertiganya hari ini. Kami sangat berharap agar kami dapat melakukan yang terbaik dan mendapatkan yang terbaik saat performance nanti.

Tuesday, 24 July 2012

Seventh Day Of MOS

Pagi hari kami mengikuti ibadah pagi, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan drill yang biasa kami lakukan setiap pagi. Setelah itu kami melanjutkan kegiatan kami dengan penyusunan visi misi kelas kami dan kemudian membuat target kami. Kami membuat visi misi kelas kami seefektif dan seefisien mungkin agar kami dapat mencapainya dengan baik. Visi dan misi kami berhubungan dengan kebersamaan dan keunggulan. Kami ingin memiliki kelas yang unggul, dikenal sebagai kelas yang berprestasi, dan kompak serta disiplin. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan seminar seven habits yang telah diterapkan sejak beberapa tahun lalu yang sudah dibuktikan kebenarannya dan diambil langsung oleh Steven Kho. Seminar ini cukup bagus menurut saya, karena mengajarkan kami kebiasaan-kebiasaan apa saja yang harus kami tanam sejak dini. Dan seven habits itu tidak hanya untuk kalangan pelajar, tetapi juga mahasiswa.
Setelah itu kami melanjutkan ke acara sosialisasi ekstrakulikuler. Saya memutuskan untuk mengikuti ekskul English club karena saya merasa nyaman dan senang dalam kegiatan tersebut dibanding kegiatan ekstrakulikuler lainnya. Setelah itu, saya pun mengikuti wawancara seleksi OSIS tahun ini sebagaimana saya mencalonkan diri sebagai wakil ketua OSIS dan memilih salah seorang kakak kelas untuk menjadi partner saya. Kami telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang dan saya berharap saya mendapat dukungan dari teman-teman sekalian agar saya dapat menunjukkan kemampuan saya sebagai leader.

Monday, 23 July 2012

Sixth Day of MOS

Hari ini kami memulai acara dengan kegiatan ibadah dan kemudian dilanjutkan dengan briefing. Setelah itu kami pun mengikuti sesi drilling. Seperti biasa, saya bertugas untuk melatih teman-teman lainnya, dan hari ini saya tetap melatih anak kelas XI IPS. Saat saya melatih kakak-kakak kelas dari kelas yang sama seperti hari Jum’at lalu, saya merasa bahwa mereka kurang kompak dan berusaha untuk terus membuat mereka kompak. Mereka kurang pelatihan drill sehingga sulit untuk membuat mereka kompak kembali. Butuh pelatihan intensif untuk mereka semua.
    Setelah itu kami pun melanjutkan seminar pelatihan leadership. Dalam sesi ini kami mengikuti seminar dengan bahasa inggris, saya cukup tertantang dalam seminar ini sehingga saya menaruh konsentrasi yang besar dalamnya, namun saying sekali, teknik pengucapan yang digunakan oleh pembawa seminarnya tidak sesuai yang saya harapkan. Banyak kata-kata yang tidak terucapkan sesuai dengan yang saya kira, dan pada akhirnya ada penerjemah yang membantunya. Namun seminar kali ini sangat memberikan saya contoh yang baik dan mengajarkan saya banyak tentang leadership, walaupun sebelumnya saya pernah mendapatkan pengajaran yang sama saat saya mengikuti LDC (Leadership Development Course) dua tahun yang lalu. Namun di setiap seminar pasti ada hal baru yang saya dapatkan.
    Setelah pelatihan leadership, kami pun melakukan pelatihan pembuatan presentasi dan public speaking. Di sesi ini, kami belajar untuk membuat presentasi yang baik dan menarik sehingga penonton menjadi tertarik untuk melihat presentasi kita. Kemudian kami melanjutkan dengan kegiatan di kelas, yaitu briefing mengenai standard kenaikan kelas dan mendiskusikan kembali untuk performance kelas.

Friday, 20 July 2012

Fifth Day of MOS

Pada hari kelima ini, kami mengawali segalanya seperti biasa, yaitu ibadah pagi yang dipimpin oleh kakak kelas kami. Kemudian acara dilanjutkan dengan pentingnya drill bagi pemuda zaman sekarang dan manfaat yang dapat diperoleh. Setelah itu, kami mulai melakukan drill. Suatu kesempatan yang sangat berharga bagi saya karena saya dan teman-teman dari organisasi Boys’ Brigade dipercayakan untuk melatih teman-teman SMA Candle Tree, tidak hanya anak kelas X, tetapi juga anak kelas XI IPS dan XI IPA, juga kelas XII IPS dan XII IPA. Saya ditugaskan untuk melatih kakak-kakak kelas dari kelas XI IPS. Saat saya mengetahui bahwa saya kan memmimpin barisan dari kakak kelas, hal yang saya khawatirkan adalah, apakah mereka dapat menghormati saya seperti saya dihormati oleh adik kelas. Pada awalnya saya tak peduli apakah saya akan dihormati, lalu saya memutuskan untuk mengambil sikap tegas dalam memimpin mereka. Karena hal yang saya pelajari selama ini adalah belajar dan mengajar tidak melihat umur, jadi saya harus bisa tegas dalam mengambil tindakannya. Apapun resikonya. Saya pun mencoba memimpin barisan tersebut dengan tegas dan penuh wibawa, agar saya tidak dilecehkan oleh kakak kelas, karena walaupun saya lebih muda, pengalaman yang telah saya dapatkan juga sudah lumayan banyak. Saya banyak belajar bahwa mengahadapi orang yang lebih berumur daripada kita sebenarnya suatu tantangan yang cukup sulit, karena kita harus mengerti pola pikir mereka yang mungkin sudah jauh kedepan dibanding kita, ataupun kita harus bisa mengganti teknik yang selama ini kita gunakan pada adik kelas. Dapat dikatakan bahwa saya cukup galak dan tegas dalam pelatihan hari ini, bahkan ada kakak kelas yang mengatakan seperti itu. Namun saya tak ambil hati, karena ada juga kakak kelas yang memuji saya karena saya dapat menempatkan diri dan mengambil tindakan seperti yang mereka mau.
Setelah acara drill selesai, kami pun melanjutkan acara kami dengan seminar “Effective Learning”. Dalam sesi ini kami belajar untuk belajar secara efektif dan mempelajari berbagai teknik belajar cepat agar kami dapat menigkuti pelajaran dengan baik sehingga guru dan murid dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan baik. Kami diajarkan beberapa teknik, misalnya mind mapping, speed reading, dan memorizing tecnic. Kami tidak hanya tahu secara teori, namun kami juga mempraktikkannya. Pada awalnya saya gagal dalam mempraktekkan teknik speed reading karena saya tidak menyukai topic bacaannya. Namun di percobaan kedua, saya pun berhasil mencobanya. Sedangkan untuk mind mapping dan memory tecnic, kami belum mempraktikkannya secara langsung, namun saya pernah mencobanya di rumah, alhasil, cara tersebut kurang bermanfaat bagi saya.
Hari ini juga merupakan hari pertama saya masuk ke kelas X-A dan berkumpul bersama teman-teman saya. Kami berkenalan satu sama lain dan mendiskusikan hal apa yang akan menjadi bahan performance kami. Kemudian topic tersebut sangat pas untuk mendekatkan kami satu sama lain, dan saya rasa, saya sangat nyaman ada di kelas ini.

Thursday, 19 July 2012

Forth Day of MOS

Hari ini merupakan hari yang cukup berharga bagi saya. Karena saya dapat mempelajari banyak hal. Saya juga mengikuti beberapa seminar yang sangat mendidik yang bertemakan “The Big Potential”. Dalam seminar inisaya belajar banyak hal yaitu, cara-cara dalam menghafal beberapa kata dalam hitungan menit. Kami diberitahu bahwa setiap orang sesungguhnya memiliki potensi yang sama, namun letak perbedaannya adalah bagaimana kita mengembangkan sumber daya yang sudah diberikan Tuhan kepada kita, yaitu otak dan tubuh. Kita harus bisa mengembangkan dan menggunakannya dengan baik agar kita dapat menjadi orang sukses di kemudian hari dan membanggakan orang yang telah mendukung kita selama ini. Kita harus dapat membuat goals dalam hidup kita dengan berpegang teguh pada SMART (Specific, Measureable, Attainable, Reasonable, dan Time Line). Keterbatas berupa apapun seperti uang, waktu, maupun masyarakat dapat kita atasi jika kita sudah memiliki goals yang sudah kita tentukan sekarang dan sudah kita siapkan.

Setelah seminar tentang The Big Potential, kami semua berkumpul bersama kakak-kakak kelas lainnya kemudian kami mendengarkan pemberitahuan tentang sosialisasi OSIS. Pada saat sosialisasi itu dibawakan, saya berpikir keras apakah saya akan mengikuti organisasi tersebut atau tidak. Teman-teman saya sudah mulai mendukung saya untuk mengikuti organisasi tersebut, namun yang saya ragukan adalah pasangan saya kelak. Saya ingin mencari pasangan yang sudah pernah mengikuti kegiatan OSIS sebelumnya, baik dari dalam Candle Tree maupun murid luar Candle Tree, karena sejujurnya saya tidak pernah mengikuti organisasi tersebut walaupun saya mengetahui banyak-sedikit tentang organisasi tersebut.

Selain itu kami juga membawakan yel-yel dari tiga angkatan terakhir, yaitu dari angkatan kakak kelas XII, kakak kelas XI, dan dari kelas X. Hal yang cukup menantang bagi saya adalah saya harus memimpin yel-yel ini di depan enam kelas atau tiga angkatan. Ini cukup menguji nyali dan keberanian saya.